Showing posts with label ligachampions. Show all posts
Showing posts with label ligachampions. Show all posts

Pembagian Pot Kualifikasi Piala Eropa 2016

Bola Mania - Italia masuk tim unggulan untuk undian kualifikasi Piala Eropa 2016 yang akan dilakukan bulan depan. Dengan demikian, Azzurri berada di Pot 1 bersama dengan juara bertahan Spanyol, Jerman, Belanda, Inggris, Portugal, Yunani, Rusia, serta Bosnia dan Herzegovina.

54 negara anggota UEFA akan ikut undian yang dilakukan di Nice pada 23 Februari. Sejumlah 53 negara akan terbagi ke dalam delapan grup yang dihuni enam negara dan satu grup yang terdiri dari lima negara, karena Perancis selaku tuan rumah hanya sebagai "penggembira" di grup yang dihuni lima negara. Les Blues menjadi "lawan persahabatan".

Menjelang pengundian itu, UEFA telah mengonfirmasi pot-pot tim yang akan bersaing berdasarkan koefisien ranking UEFA. Dengan demikian, Italia masuk Pot 1, sehingga mereka terhindar dari pertemuan dengan Spanyol, Jerman, Belanda, Inggris, Portugal, Yunani, Rusia, serta Bosnia dan Herzegovina di babak kualifikasi.

Putaran final Piala Eropa 2016 akan diikuti 24 tim, di mana dua tim teratas dari setiap grup di fase kualifikasi dan tim peringkat ketiga terbaik secara otomatis langsung lolos. Sisanya akan diperebutkan oleh tim-tim peringkat ketiga lewat babak play-off.

UEFA juga telah membeberkan rencana jadwal pertandingan kualifikasi selama "Week of Football". Dari pada hanya bermain pada Jumat dan Selasa malam, mereka akan membaginya sepanjang malam dari Kamis hingga Selasa, di mana negara-negara akan melakoni dua pertandingan dalam sepekan yakni Kamis/Minggu, Jumat/Senin atau Sabtu/Selasa.

Babak kualifikasi direncanakan dimulai pada 7-9 September 2014 dan terus berlanjut hingga 11-13 Oktober 2015.

Berikut pembagian pot kualifikasi Piala Eropa 2016

 Pot 1: Spanyol (juara bertahan), Jerman, Belanda, Italia, Inggris, Portugal, Yunani, Rusia, Bosnia and Herzegovina

Pot 2: Ukraina, Kroasia, Swedia, Denmark, Swiss, Belgia, Ceko, Hungaria, Irlandia

Pot 3: Serbia, Turki, Slovenia, Israel, Norwegia, Slovakia, Romania, Austria, Polandia

Pot 4: Montenegro, Armenia, Skotlandia, Finlandia, Latvia, Wales, Bulgaria, Estonia, Belarus

Pot 5: Islandia, Irlandia Utara, Albania, Lithuania, Moldova, Macedonia, Azerbaijan, Georgia, Siprus

Pot 6: Luksemburg, Kazakhstan, Liechtenstein, Kepulauan Faroe, Malta, Andorra, San Marino, Gibraltar | kompas.com | Foto: AFP

HT: Arsenal 2-0 Napoli

Satu gol dan satu assist dipersembahkan Ozil di babak pertama dan membawa Gunners unggul dua gol atas Napoli.

Mesut Ozil menunjukkan kualitasnya kala laga baru berjalan 8 menit. Aaron Ramsey melepaskan umpan mendatar dan Ozil langsung menyambutnya dengan sepakan kaki kiri menakjubkan dari jarak 16 meter dan Pepe Reina pun takluk.

Arsenal melanjutkan penguasaan lini tengah dan kembali mengancam beberapa menit kemudian lewat Flamini. Untung saja Reina masih mampu menyelamatkan gawangnya.

Mantan kiper Liverpool ini pun dipaksa memungut bola dari gawangnya lagi kala Olivier Giroud menjebol gawangnya. Kali ini giliran Ozil yang melakukan assist dan memberikan hadiah ulang tahun bagi penyerang Prancis ini.

Unggul dua gol, Arsenal tetap tampil menekan. Benitez tampak galau di pinggir lapangan sementara Wenger lebih tenang karena awal yang bagus ada di depan mata. 

Napoli mulai nyaman dalam menguasai bola, namun tetap saja belum mampu menggoyahkan penguasaan raksasa London ini. Dua gol The Gunners masih belum terbalas hingga peluit tanda jeda dibunyikan.

SUSUNAN PEMAIN
Arsenal: Szczesny; Szczesny, Sagna, Gibbs, Mertesacker, Koscielny; Rosicky, Arteta, Ozil, Ramsey, Flamini; Giroud 
Cadangan: Fabianski, Vermaelen, Monreal, Jenkinson, Wilshere, Bendtner, Gnabry
Napoli: Reina; Mesto, Albiol, Britos, Zuniga; Inler, Behrami, Callejon, Hamsik, Insigne; Pandev
Cadangan: Cabral, Fernandez, Armero, Cannavaro, Dzemaili, Mertens, Zapata.

sumber : goal.com

Kualifikasi Liga Champion: Klub Favorit Melaju

Bola Mania - Laga leg pertama babak ketiga kualifikasi Liga Champion masih memihak untuk klub-klub unggulan. Klub-klub seperti PSV Endhioven, Olympique Lyons, FC Basel, Zenit St Petersburg masih terlalu kuat untuk para lawan mereka masing-masing.

Dalam pertandingan yang terjadwal 30 JUli 2013 itu, sejumlah tim yang bertanding adalah Shakter Karagandy (Kazakhstan) Vs Skenderbeu Korce (Albania), Dinamo Tsibilisi (Georgia) Vs Steau Bucarest (Rumania), Autria Vienna (Austria) Vs Fimleikafelag Harfnarfjordur (Islandia), Kalju (Estonia) Vs Victoria Plzen (Ceko), Basel (Swiss) Vs Maccabi Tel Aviv (Israel), FC Nordsjaelland (Denmark) Vs Zenit St Petersburg (Rusia), PAOK (Yunani) Vs Metalisk (Ukraina), Dinamo Zagreb (Kroasia) Vs Sheriff (Moldova), PSV (Belanda) Vs SV Zulte Waregem (Belgia), dan Lyon (Prancis) Vs Grasshoper Club Zurich (Swis).

Dari pertandingan itu, sejumlah klub yang namanya lebih familiar masih lebih kuat dari sebagian lainnya. Lyon menang 1-0 atas Grasshoper, sementara PSV juga menjungkalkan lawannya Zulte Waregam 2-0.

Zenit Petersburg, meski harus bertandang ke Denmark untuk melawan Nordsjaelland, juga masih terlalu kuat untuk tuan rumah. Klub Rusia itu menang 1-0.

FC Basel juga menang atas lawannya Maccabi Tel Aviv 1-0, sementara Autria Vienna menaklukkan Fimleikafelag Harfnarfjordur dengan skor identik seperti Basel.

Dinamo Zagreb, Metalisk, Victoria Plzen, Steau Bucarest, dan Shakhter Karagandy juga meraih kemenangan dari masing-masing lawannya untuk meraih asa tampil di kompetisi paling elit antar klub Eropa musim depan. | Erte Dipulo | Foto: 

'Bayern Akhiri Penantian Panjang'

Bola Mania - Bayern Munich menjadi pemenang Liga Champions musim ini setelah mengalahkan Borussia Dortmund di laga final. Franck Ribery pun gembira karena Die Roten telah mengakhiri penantian panjang.

Bayern harus menunggu selama 12 musim untuk kembali merebut trofi kompetisi tertinggi antarklub Eropa. Pada laga final Liga Champions musim ini yang berlangsung di Wembley, Minggu (26/5/2013) dinihari WIB, FC Hollywood memetik kemenangan 2-1 atas Die Borussen.

Terakhir kali Bayern menggengam trofi Liga Champions adalah tahun 2001. Kendati demikian, laga puncak kali ini merupakan final ketiga Bayern dalam empat musim terakhir.

Pada musim lalu mereka gagal juara setelah kalah dari Chelsea. Sementara di musim 2010-2011, Arjen Robben dkk. takluk dari Inter Milan.

Oleh karena itu, wajar jika Ribery begitu puas atas kesuksesan Bayern menjuarai Liga Champions musim ini.

" Banyak kata syukur terucap. Kami sangat senang, sangat puas bisa memenangi trofi ini, karena kami telah menunggu sangat lama," ungkap Ribery seperti dilansir situs resmi UEFA.

"Pada 30 menit pertama, laga berjalan sangat sulit. Pertandingan melawan Dortmun selalu sulit karena mereka adalah tim yang bagus. Kami yakin, kami tidak menyerah, dan kami layak mendapatkan trofi ini," imbuhnya. | detik.com Foto: AFP

Klopp Tak Mau Cari Kambing Hitam

Bola Mania - Pelatih Borussia Dortmund, Juergen Klopp, bersikap jantan menanggapi kekalahan pasukannya melawan Bayern Muenchen pada final Liga Champions di Stadion Wembley, Sabtu atau Minggu (26/5/23013) dini hari WIB.

Dortmund dipaksa menyerah 1-2 dari Bayern pada laga final antarsesama klub Jerman itu. Mario Mandzukic membuka keunggulan pada menit ke-60. Namun, penalti Ilkay Guendogan berhasil membuat skor kembali imbang. Satu menit jelang bubaran, Arjen Robben memastikan kemenangan untuk Die Roten.

Tak ingin mencari kambing hitam, Klopp berlapang dada atas kekalahan tersebut. "Pertama, kami mengucapkan selamat kepada Bayern. Mereka telah memenangi pertandingan. Setelah pertandingan, Anda harus menghormati hasilnya," jelas Klopp.

"Saya tak melihat gol kemenangan Bayern. Gol itu terjadi setelah tendangan bebas dan kami tidak dalam formasi yang benar. Gol telat pada pertandingan tersebut. Sungguh musim yang sulit untuk kami dan saya melihatnya sejak menit ke-75."

Dengan kekalahan tersebut, maka musim ini Dortmund tak mampu sekali pun mengalahkan Bayern di berbagai kompetisi. Dortmund pun tak bisa meraih satu gelar pun untuk menambah koleksi trofinya.

"Kami layak ke final. Kami memperlihatkannya pada pertandingan malam ini. Pertandingan tadi bukan hal yang paling penting, namun tetap penting," pungkasnya. | Kompas | Foto: guardian.co.uk

Robben: Golku Sudah Diramalkan Suporter

Bola Mania - Pemains sayap Bayern Muenchen, Arjen Robben, mengatakan bahwa sebagian suporter sudah meramalkan bahwa ia akan mencetak gol kemenangan di final Liga Champions lawan Borussia Dortmund, Sabtu atau Minggu (26/5/2013) dini hari WIB.

Robben menjadi pahlawan Bayern untuk merengkuh gelar Liga Champions ke-5. Bayern unggul lebih dulu lewat gol Mario Mandzukic. Namun, Dortmund kemudian menyamakan kedudukan setelah Ilkay Guendongan sukses mencetak gol lewat tendangan penalti. Saat laga tinggal semenit, Robben mencetak gol yang memastikan timnya menang 2-1.

Ini seolah menjadi penebus kegagalan menyakitkan Robben pada final Liga Champions musim lalu melawan Chelsea. Pada laga di Stadion Allianz Arena yang juga kandang Bayern itu, Die Roten dipaksa menjalani perpanjangan waktu setelah skor 1-1 pada waktu normal. Di menit ke-95, Bayern mendapat hadiah tendangan penalti. Robben yang ditugaskan sebagai eksekutor, tapi ia gagal mencetak gol. Laga akhirnya harus diakhiri dengan adu penalti dan Bayern kalah.

Sebab itu, Robben punya motivasi lebih pada final musim ini. Ia ingin menebus kesalahan musim lalu. Bahkan, katanya, suporter juga berharap seperti itu.

"Dalam sepekan ini aku mendengar banyak orang mengatakan bahwa aku akan melakukan hal ini (mencetak gol kemenangan). Mereka juga mengatakan kepadaku, 'Kamu akan mencetak gol'," kata Robben kepada ZDF.

Robben sendiri seperti masih belum bisa percaya bahwa ia akhirnya mencetak gol kemenangan. "Masih banyak emosi yang berkecamuk. Aku hanya bereaksi pada umpan Franck (Ribery) dan meneruskannya (untuk mencetak gol). Itu laga yang seru. Kami memiliki beberapa peluang mencetak gol, demikian juga mereka. Ini sebuah laga yang ketat, pertandingan yang mempertemukan dua tim selevel," tandas Robben. | Kompas | Foto: 50report.com

Preview: Dortmund vs Bayern Munich, Raja Eropa

Bola Mania - Siapa pun nanti antara Borussia Dortmund dan Bayern Munich yang menang di Wembley mereka akan menjadi Raja Eropa yang berasal dari Jerman.

Final Liga Champions yang dinanti-nanti akhirnya tiba juga, 26 Mei 2013 waktu Indonesia kota London akan menjadi panggung Der Klassiker, dua wakil Bundesliga bersaing demi predikat Raja Eropa.

Rivalitas keduanya di pentas domestik akan dibawa ke ajang Liga Champions, Dortmund yang dilompati Munich sebagai juara Bundesliga akan melampiaskan dendam.

Sedangkan FC Hollywood jelas ingin membayar kegagalan mereka selama ini di UCL, belakangan mereka hanya nyaris dan selalu nyaris juara. Terakhir musim kemarin mereka kalah adu penalti dari Chelsea di rumah sendiri.

Salah satu tokoh yang disorot Mario Goetze sayangnya dipastikan absen, cederanya tak bisa pulih tepat waktu dan bakal membuatnya tampil melawan calon klubnya musim depan. Perannya mungkin akan digantikan Kevin Grosskreutz.

Untuk lini belakang Juergen Klopp akan tetap memainkan Lukasz Piszczek yang menunda operasinya, Mats Hummels pun siap tampil melawan bekas klubnya usai pulih dari cedera minor.

Di kubu lawan salah satu hal yang masih jadi misteri ialah siapa yang bakal diturunkan Jupp Heynckes guna menemani Dante di jantung pertahanan. Lubang yang ditinggal Badstuber bakal diisi oleh salah satu di antara Jerome Boateng atau Van Buyten.

Toni Kroos juga sudah dipastikan tak ikut ambil bagian karena cedera otot yang ia dapatkan kontra Juventus silam, artinya Robben akan tetap di kanan sedang Muller akan menyokong striker tunggal Mario Mandzukic.

Jika tidak ada gangguan dan perubahan, rencananya laga Final Liga Champions antara Borussia Dortmund vs Bayern Munich ini akan ditayangkan secara langsung oleh stasiun televisi swasta SCTV, Minggu (26/5) pukul 01.45 WIB.| Bola.net Foto:Preview: Dortmund vs Bayern Munich, Raja Eropa

Bola Mania - Siapa pun nanti antara Borussia Dortmund dan Bayern Munich yang menang di Wembley mereka akan menjadi Raja Eropa yang berasal dari Jerman.

Final Liga Champions yang dinanti-nanti akhirnya tiba juga, 26 Mei 2013 waktu Indonesia kota London akan menjadi panggung Der Klassiker, dua wakil Bundesliga bersaing demi predikat Raja Eropa.

Rivalitas keduanya di pentas domestik akan dibawa ke ajang Liga Champions, Dortmund yang dilompati Munich sebagai juara Bundesliga akan melampiaskan dendam.

Sedangkan FC Hollywood jelas ingin membayar kegagalan mereka selama ini di UCL, belakangan mereka hanya nyaris dan selalu nyaris juara. Terakhir musim kemarin mereka kalah adu penalti dari Chelsea di rumah sendiri.

Salah satu tokoh yang disorot Mario Goetze sayangnya dipastikan absen, cederanya tak bisa pulih tepat waktu dan bakal membuatnya tampil melawan calon klubnya musim depan. Perannya mungkin akan digantikan Kevin Grosskreutz.

Untuk lini belakang Juergen Klopp akan tetap memainkan Lukasz Piszczek yang menunda operasinya, Mats Hummels pun siap tampil melawan bekas klubnya usai pulih dari cedera minor.

Di kubu lawan salah satu hal yang masih jadi misteri ialah siapa yang bakal diturunkan Jupp Heynckes guna menemani Dante di jantung pertahanan. Lubang yang ditinggal Badstuber bakal diisi oleh salah satu di antara Jerome Boateng atau Van Buyten.

Toni Kroos juga sudah dipastikan tak ikut ambil bagian karena cedera otot yang ia dapatkan kontra Juventus silam, artinya Robben akan tetap di kanan sedang Muller akan menyokong striker tunggal Mario Mandzukic.

Jika tidak ada gangguan dan perubahan, rencananya laga Final Liga Champions antara Borussia Dortmund vs Bayern Munich ini akan ditayangkan secara langsung oleh stasiun televisi swasta SCTV, Minggu (26/5) pukul 01.45 WIB.| bola.net Foto:geonice

Prakiraan Formasi Kedua Tim:
Dortmund (4-2-3-1): Weidenfeller; Piszczek, Subotic, Hummels, Schmelzer; Gundogan, Bender; Blaszczykowski, Reus, Grosskreutz; Lewandowski.
Bayern (4-2-3-1): Neuer; Lahm, Buyten, Dante, Alaba; Martinez, Schweinsteiger; Robben, Muller, Ribery; Mandzukic.
Prakiraan Formasi Kedua Tim:

Dortmund (4-2-3-1): Weidenfeller; Piszczek, Subotic, Hummels, Schmelzer; Gundogan, Bender; Blaszczykowski, Reus, Grosskreutz; Lewandowski.
Bayern (4-2-3-1): Neuer; Lahm, Buyten, Dante, Alaba; Martinez, Schweinsteiger; Robben, Muller, Ribery; Mandzukic.

Tradisi Final Senegara Lebih Memihak Dortmund

Bola Mania - Tahukan Anda? Ada tradisi unik yang condong memihak Borussia Dortmund menjelang Final Liga Champions hari Minggu (26/5) kontra Bayern Munich.

Laga keduanya adalah kali keempat final Liga Champions mempertemukan dua klub dari 1 negara yang sama, dan dalam pertemuan final senegara sebelumnya tim yang berperingkat lebih rendah di Liga domestik lebih sering menang.

Seperti kasus final musim 1999-2000, Real Madrid yang menggasak Valencia 3-0 kala itu finish di peringkat 5 klasemen akhir La Liga, sedangkan El Che di peringkat 2.

Musim 2002-2003 cerita terulang, AC Milan yang menang adu penalti melawan Juventus berperingkat lebih jelek ketimbang Juve yang musim itu menjadi pemilik Scudetto Serie A.

Hanya final senegara musim 2007-2008 yang mematahkan tren di atas, yakni saat Manchester United menang atas Chelsea. Kala itu Setan Merah juara Premier League sementara Chelsea hanya runner up, so akankah tren berlanjut memihak Dortmund atau patah sekali lagi guna memihak Munich? | bola.net. Foto:imageforum

Binatang-Binatang Unggulkan Dortmund Jadi Juara Liga Champions


Bola Mania - Sejumlah binatang di berbagai kebun binatang di Jerman memilih Borussia Dortmund untuk menjadi juara Liga Champions.

Walter, orangutan di Kebun Binatang Dortmund, seekor tapir di Kebun Binatang Leipzig, dan sepasang berang-berang di Aue meramalkan Dortmund akan menang atas Bayern Muenchen dalam laga yang digelar di Stadion Wembley pada Sabtu (25/5). Hanya Nelly, seekor gajah di Hodenhagen yang menjagokan Bayern Muenchen.

Walter awalnya terlihat memilih Bayern. Namun, dia kemudian membuang jersey Bayern dan lebih memilih jersey Dortmund yang ditemukannya di tas yang dibukanya belakangan.

Kantor berita Jerman DPA mengatakan tapir yang diberi nama Baru memilih untuk memakan lobak yang didekorasi dengan warna Dortmund ketimbang memilih yang berwarna Dortmund.

Adapun pasangan berang-berang itu memilih makan di sisi yang diberi warna Dortmund ketimbang di sisi yang diberi warna Muenchen.

Sementara itu, Nelly adalah satu-satunya binatang yang sepakat dengan sejumlah rumah judi yang menjagokan Muenchen. Nelly menceploskan bola ke gawang Dortmund. | Metrotvnews.com | Foto: Reuters

Untuk Misi Balas Dendam Kontra Dortmund, Ini Skuad Real Madrid

Bola Mania - Dengan kekalahan 1-4 di kandang Borussia Dortmund, peluang Real Madrid untuk lolos ke babak final Liga Champion bisa dibilang seperti mencari jarum di tumpuk jerami. Namun hingga pertandingan benar-benar usai, El Real belum mau mengaku kalah.

Hal itu setidaknya dapat dilihat dari semanagt Sergio Ramos. Bek andalan Los Merengues itu yakin Madrid masih punya peluang menggagalkan laju tim tamu yang hampir pasti menuju Wembley (tempat pementasan final).

"Kami dapat capai comeback. Semuanya mungkin dalam sepak bola," kata Ramos.

Untuk itu, El Real telah menyusun tim terbaik untuk diturunkan. Dari nama yang didaftarkan Mourinho untuk laga nanti malam itu, Madrid siap tempur dengan armada terkuatnya.

Nama Casillas masuk dalam daftar pemain yang diregistrasikan. Namun belum bisa dipastikan Casillas masih 'hanya' akan melihat kawan-kawannya berlaga dari bangku cadangan, atau justru akan memimpin timnya dari lini paling belakang. Dalam pertandingan terakhir Madrid, Lopez masih menjadi kiper utama El Real.

Senjata utama Madrid, Ronaldo juga dipastikan menjadi bagian skuad. Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran CR7 tak bisa bermain karena cedera.

Berikut susunan skuad yang didaftarkan Madrid untuk laga kontra Dortmund: | Foto: uefa.com

Kiper: Ike Casillas, Diego Lopez, Antonio Adan

Bek : Raphale Varane, Pepe, Ramos, Coentrao, Carvalho, Albiol, Nacho

Gelandang: Khedira, Kaka, Ozil, Xabi Alonso, Essien, Modric, Callejon, Di Maria, Ronaldo

Penyerang: Benzema, Higuain, Morata

Prakiraan formasi Bola Mania: 4-2-3-1                Lopez
Essien, Varane, Ramos, Coentrao
       Alonso, Khedira
 Di Maria, Oezil, Ronaldo
            Benzema

"Kami Ingin Balas Dendam"

Bola Mania - Aura persaingan jelang semifinal leg II Liga Champion antara Real Madrid vs Borussia Dortmund kian kencag dihembuskan. Setelah takluk 1-4 di kandang lawan, punggawa El Real siap membalikkan keadaan saat berlaga di kandang sendiri, Rabu, 1 April dini hari nanti.

Setidaknya begitulah yang diyakini Sergio Ramos, bek Real Madrid. Ia mengamini bahwa Dortmund tim kuat dan karena itu sulit ditaklukkan, namun ia yakin ceritanya akan berbeda saat bermain di Santiago Bernebue.

"Kami sangat ingin membalas dendam setelah hasil di Dortmund," kata Ramos sebagaimana dikutip dari Football Espana.

Peluang Madrid untuk lolos ke babak final sangat kecil. Madrid butuh kemenangan minimal 3-0.

Bagi Ramos sendiri, pertarungan itu menjadi laga hidup mati Madrid musim ini. Ia menyebut mental pemain Madrid sudah dipersiapkan untuk menghadapi laga ini.

"Bermain di rumah adalah sebuah bonus, karena fans akan bersama kami hingga titik nadi terakhir," kata Ramos.

Ramos mengaku tak akan mudah menaklukkan Dortmund. Apalagi pada pertemuan di babak grup, Madrid berhasil ditahan imbang tim tamu saat keduanya bermain di Bernebue ketika sama-sama berada di Grup D. Namun dengan tekanan dan agresivitas, Ramos yakin Madrid dapat menjungkarbalikkan perkiraan banyak orang.

"Kami dapat capai comeback. Dalam sepak bola, segalanya mungkin." | Manah Rusli | Foto: Metro.co.uk

[Video] Cuplikan Gol Dortmund Vs Madrid

Bola Mania - Jerman rupanya bukan menjadi tempat yang bersahabat bagi tim-tim Spanyol tahun 2013 ini. Di antara yang bertandang ke negeri Hitler itu untuk Liga Champions, semuanya harus pulang dengan muka tertunuk lesu.

Lewandowski sudah membawa Madrid tertinggal saat pertandingan baru memasuki menit ke delapan. Ia menyongsong umpan Reus dari sisi kiri, dan bola sodorannya bersarang sempurna di gawang Madrid yang dikawal Diego Lopez.

Lagi, di babak kedua Lewandowski kembali memperlihatkan kehebatannya dengan menambahkan tiga gol ke gawang Madrid. Ini cuplikannya! | Foto: mirror.co.uk


Pelatih Dortmund Masih tak Percaya Timnya Bantai Real Madrid

Bola Mania - Real Madrid secara mengejutkan takluk 1-4 dalam pertandingan semifinal Liga Champion di Signal Igduna Park, kandang Borussia Dortmund, Kamis, 25 April dini hari WIB. Banyak yang tak menyangka Dortmund bisa mengubur Madrid sedalam itu.

Lewandowski menjadi bintang kemenangan Die Borussen. Empat gol kemenangan Dortmund semuanya lahir dari kaki penyerang Polandia itu. Sedangkan satu gol hiburan Madrid datang dari Ronaldo.

Pelatih Dortmund, Juergen Klopp termasuk yang tak menyangka Dortmund dapat membantai Madrid sedemikian rupa. Sekali pun telah mempersiapkan timnya dengan baik dan yakin bisa menang, ia masih menganggap hasil itu di luar dugaan.

"Ini tidak bisa dipercaya. Pertandingan yang hebat dari tim saya," kata Klopp sebagaimana dilansir Sky Sports.

"Ini sangat berat, karena mereka sangat kuat dan cepat. Dan dalam serangan balik, (mereka) brilian."

Klopp menilai kunci kemenangan timnya ada pada babak kedua. Saat itu, Dortmund menekan habis-habisan sisi melalui sisi kanan, dan berhasil menambah tiga gol untuk memberikan duka mendalam bagi El Real.

"Pada babak kedua, itu seperti Tobin Hood. Dan panah masuk ke kotak (penalti) dengan pemain menyerang kami. Itu sangat hebat untuk disaksikan," kata Klopp. | Manah Rusli | Foto: au.eurosport.com

Dibantai Dortmund, Mourinho Akui Kekalahan Madrid

Bola Mania - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho mengakui Borussia Dortmund memang tampil lebih baik dalam laga semifinal Leg I Liga Champion 2013 di Signal Igduna Park, Kamis, 25 April dini hari WIB. Bertanding di kandanglawan, Madrid dibantai habis dengan skor 4-1.

Lewandowski menjadi bintang kemenangan Die Borussen. Empat gol kemenangan Dortmund semuanya lahir dari kaki penyerang Polandia itu. Sedangkan satu gol hiburan Madrid datang dari Ronaldo.

Menanggapi kekalahan itu, Jose Mourinho memang menilai layak memenangkan pertandingan. 

"Saya pikir mereka (Dortmund) tim terbaik sejauh ini. Mereka memenanngi setiap duel individual, mereka lebih agresif," kata Mou kepada Sky Sport dan dilansir kembali Football Espana.

Menurut Mou, kekalahan Madrid terjadi karena mereka terlalu mudah kehilangan bola. Dalam hal ini, Dortmund juga tampil brilian saat melakukan serangan balik setelah merebut bola dari penguasaan Real Madrid.

"Mereka pantas menang," kata Mou. | Taufik Husni | Foto:skysports.com

Lewandowski Quatrick, Dortmund Kubur Madrid 4-1

Bola Mania - Jerman rupanya bukan menjadi tempat yang bersahabat bagi tim-tim Spanyol tahun 2013 ini. Di antara yang bertandngan ke negeri Hitler itu untuk Liga Champion, semuanya harus pulang dengan muka tertunuk lesu.

Sehalnya yang didapat Real Madrid malam ini. Alih-alih membalas dendam atas kekalahan pada fase grup, Madrid justru kembali harus tersungkur kala bertandang ke Signal Igduna Park, stadion homebase Borussia Dortmund, untuk pertandingan semifinal leg I Liga Champion. Tanpa ampun, Madrid terkubur 4-1 di 'taman' Igduna.

Tanda-tanda kekalahan Madrid sudah nampak sejak babak pertama. Lewandowski sudah membawa Madrid tertinggal saat pertandingan baru memasuki menit ke delapan. Ia menyongsong umpan Reus dari sisi kiri, dan bola sodorannya bersarang sempurna di gawang Madrid yang dikawal Diego Lopez.

Selepas gol itu, Madrid kembali tertekan hebat. Alih-alih mengepung pertahanan Dortmund, justru lini bawah El Real yang harus berjibaku dengan Reus dan Lewandowski. Berkali-kali, kombinasi keduanya mengancam pertahahanan El Real.

Pun demikian, juga bukan berarti Madrid tanpa peluang. Tendangan bebas Ronaldo pada pertengahan babak pertama nyaris menyeimbangkan laga andai penjaga gawang Dortmund tak bersusah payah meninju bola keluar.

Madrid akhirnya berhasil menyamakan kedudukan dua menit jelang jeda. Pada menit 43, justru setelah tertekan hebat dari Dortmund, Madrid melakukan serangan balik mematikan. Ronaldo masuk papan skor setelah memanfaatkan umpan Higuain.

Babak pertama ditutup dengan skor 1-1.

Pada babak kedua, Dortmund kemba,li tampil trengginas. Hanya butuh lima menit setelah jeda, Die Borussen sudah kembali unggul. Kembali Lewandowski, yang lolos dari jebakan offside menjebol gawang Diego Lopez.

Lewandowski rupanya benar-benar menjadi momok bagi pertahanan Madrid. Sekali lagi, ia menujukkan kebolehannya pada menit 55. Dari sebuah kemelut gawang, bola berhasil dicurti, lantas sepakan kerasnya kembali membobol jala Madrid. Lewandowski hatrick, Dortmund unggul 3-1.

Namun rupanya itu bukan akhir dari kegemilanga n Lewandowski dalam pertandingan itu. Pada menit 66, lagi-lagi, ia membobol gawang Los Blancos. Kali ini, penyerang Polandia itu melakukannya via tendangan penalti.

Unggul 4-1 tak membuat Dortmund mengendurkan serangan. Setidaknya, beberapa peluang kembali diperoleh tim tuan rumah, termasuk saat tendangan keras Lewandowski dari luar kotak penalti masih bisa diblok Lopez. Kecemerlangannyalah yang membuat Madrid tak kebobolan lebih banyak gol.

Real Madrid sendiri bukan tanpa peluang. Ronaldo pernah dua kali hanya tinggal berhadapan dengan kiper Dortmund. Sayang, sepertinya Ronaldo sedang tak bertuah malam ini.

Skor 4-1 untuk keunggulan Dortmund bertahan hingga pertandingan berakhir. Madrid butuh kemenangan minimal 3-0 pada leg II pekan depan untuk bisa melaju ke final Liga Champion.  | Taufik Husni | Foto: winnipegfreepress.com

Babak I, Dortmund-Madrid Berbagi Angka 1-1


Bola Mania - Borussia Dortmund sementara berbagi angka 1-1 dengan Real Madrid. Gol untuk Dortmund dicetak Lewandowski pada menit 8, sedangka bagi Madrid disumbangkan Ronaldo dua menit jelang jeda.

Sejak babak pertama dimulai, kedua tim langsung menampilkan permainan menyerang. Dortmund yang tampil sebagai tuan rumah melancarkan serangan bertubi-tubi ke pertahanan tim tamu.

Hanya butuh 8 menit bagi Dortmund untuk unggul. Umpan Goetze dari sisi kiri lapangan disambut dengan sodoran Lewandowski tepat di depan mulut gawang Lopez.

Unggul satu gol, Dortmund semakin trengginas. Berkali-kali, Lewandowski dan Gotze menusuk pertahanan Madrid. Namun gol penambah keunggulan ta kunjung datang.

Pun Madrid yang lebih banyak menunggu dan melancarkan serangan balik, juga sekali kali merepotkan pertahanan Dortmund. Salah satunya melalui tendangan bebas Ronaldo yang masih bisa ditepis dengan susah payah oleh penjaga gawang Dortmund.

Madrid akhirnya dapat menyamakan kedudukan. Melalui sebuah serangan balik cepat pada menit 43, Higuain mengirim bola ke tengah kotak penalti. Ronaldo yang datang menyongsong bola tanpa kesulitan membobol gawang Dortmund.

Pertandingan babak pertama ditutup dengan skor 1-1. | Taufik Husni | Foto: edition.radioxyzonline.com




Ini Susunan Pemain Borussia Dortmund Vs Real Madrid


Bola Mania - Dini hari ini, Kamis (25/4) akan berhadapan dengan tuan rumah Borussia Dortmund dalam lanjutan babak semi final Liga Champions di Signal Iduna Park, Dortmund.

Real Madrid punya dua misi penting dalam kunjungannya ke kandang Dortmund malam ini. Pertama, mereka ingin memutus dua tahun rentetan semifinalis dalam tiga tahun terakhir, dan kedua Madrid harus membalas dendam fase grup demi bisa tetap menghidupkan harapan La Decima.

Namun, sekelas tim Real Madrid, sepuluh tahun tidak pernah menggenggam La Orajena -Si Kuping Lebar, julukan trophi Liga Champion- adalah waktu yang lama. Terakhir, Madrid meraih UCL pada 2002, saat mengalakan Bayer Leverkusen 2-1. Akankah Madrid mengakhiri musim buruk itu malam ini? | Foto: bolajoss.com

Susunan pemain:

Dortmund: R. Weidenfeller, M. Hummels, Ł. Piszczek, N. Subotić, M. Schmelzer, J. Błaszczykowski, S. Bender, I. Gündogan, M. Götze, R. Lewandowski, M. Reus

Cadangan: S. Kehl, M. Leitner, N. Şahin, K. Großkreutz, M. Langerak, J. Schieber, Felipe Santana
Pelatih: J. Klopp

Madrid: Diego López, Sergio Ramos, Pepe, Fábio Coentrão, R. Varane, Xabi Alonso, L. Modrić, M. Özil, S. Khedira, Cristiano Ronaldo, G. Higuaín

Cadangan: Casillas, Kaká, K. Benzema, Albiol, José Callejón, Á. di María, Nacho
Pelatih: José Mourinho

Wasit: B. Kuipers
Asisten: S. van Roekel, E. Zeinstra

Preview Dortmund Vs Real Madrid; Jangan Lagi Hanya Semifinalis, Mou!

Bola Mania - Real Madrid punya dua misi penting dalam kunjungannya ke Signal Igduna Park Stadium, Kamis, 25 April dinihari WIB nanti. Pertama, mereka ingin memutus dua tahun rentetan semifinalis dalam tiga tahun terakhir, dan kedua Madrid harus membalas dendam fase grup demi bisa tetap menghidupkan harapan La Decima.

Ya. Begitulah setidaknya gambaran kasar pertandingan Real Madrid versus Borussia Dortmund dini hari nanti.

Sekelas tim Real Madrid, sepuluh tahun tidak pernah menggenggam La Orajena -Si Kuping Lebar, julukan trophi Liga Champion- adalah waktu yang lama. Terakhir, Madrid meraih UCL pada 2002, saat mengalakan Bayer Leverkusen 2-1.

Maka saat pertama Morinho datang ke El Real 2010, harapan besar tersemat padanya. Bagaimana bisa, tim dengan sejarah paling gemilang di kompetisi Champion, justru telah cukup lama tak menguasai tampuk sepak bloa antar klub Eropa?

Mourinho memberi harapan pasti akan La Decima -julukan untuk gelar Liga Champion ke 10-. Reakm jejaknya bersama Porto dan Inter Milan (dan juga bersama Chelsea) adalah garansinya. Maka tahun pertama datang, El Real langsung dibawanya ke babak semifinal. Sayang, di babak empat besar, Mou bersama Madrid-nya harus disingkirkan oleh Barcelona.

Tahun keduanya, atau tahun 2011-2012, Mou kembali membawa Madrid ke ssemifinal. Harapan kian nyata, karena Madrid 'hanya' akan menghadapi Muenchen di babak semifinal. Namun lagi-lagi, harapan kandas di fase empat besar.

Dua tahun Mou di Madrid, dua kali dibawanya Madrid ke semifinal Liga Champion, dua kali pula tersingkir.

Kini, Mou memasuki tahun ketiga di Real Madrid. Banyak yang berspekulasi ini merupakan tahun terakhir Mou di klub itu, apa lagi jika Madrid tak menjuarai Liga Champion. Itu bisa menjadi tiket perpisahannya dengan publik ibu kota Spanyol itu.

Masalahnya, lawan yang dihadapi adalah Borussia Dortmund. Klub kuda hitam itu bisa menjadi batu sandungan bagi Madrid untuk menuju Wembley. Apalagi mereka pernah melakukannya pada babak grup. Dortmund mengalahkan Madrid dengan agregat 3-2!

Mou dan Madrid-nya sadar betul akan pentingnya Liga Champion musim ini. Mereka harus dan wajib memutus dua tahun 'hanya' menjadi semifinalis itu, sekaligus membalas secara sempurna dendam fase grup.

"saya sudah di Madrid tiga tahun, dan ini ketiga kalinya kami mencapai semifinal. Kali ini, kami benar-benar ingin ke final," kata Oezil, gelandang andalan Mourinho.

Hal ini juga diamini Mourinho. "Mencapai semifinal (saja) tidak cukup di klub ini, Anda harus mengerahkan semua yang Anda miliki untuk mencapai final," kata Mou di situs resmi Real Madrid.

Setali tiga uang. Optimisme juga diusung punggawa Die Borussen, Borussia Dortmund. Meski tampaknya mereka yang 'paling lemah' di antara empat semifinalis, justru Dortmund-lah sebetulnya satu-satunya klub yang belum pernah kalah di Liga Champion 2013.

Di fase grup, mereka mempecundangi klub-klub mapan Eropa, macam Real Madrid, City, dan juga Ajax Amsterdam. Di fase knock out, mereka juga melaju ke semifinal tanpa kalah sekalipun dari Shakhtar Donetsk dan Real Malaga.

Bahkan bek andalan Dortmund, Matt Hummels, menargetkan Dortmund dapat meraih kemenangan sekaligus clean sheet dalam laga di signal Igduna park malam nanti. Menurut Hummels, duel Madrid-Dortmund di kedua laga tak akan berat sebelah, tapi sebaliknya akan berjalan seimbang.

"Kami tahu, betapa sulit mencari pemenang dalam dua laga itu (kandang dan tandang). Tapi kami juga tahu bahwa segalanya mungkin bagi kami," kata Hummels di situs resmi Dortmund.

Bagaimana pun, pertarungan keduanya nanti memang akan sangat menarik. Tapi sepertinya, hasil mencolok seperti Muenchen Vs Barcelona tak akan terulang di Lembah Rhur. | Taufik Husni | Foto: merdeka.com

"Saatnya Kami Mencapai Final"

Bola Mania - Gelandang Real Madrid asalJerman, Mesut Oezil mengatakan sudah saatnya Real Madrid mencapai final Liga Champion. Mesut sudah tiga tahun di Madrid, dan selama tiga tahun pula mereka berhasil masuk ke fase empat besar. Namun, kata Oezil, sudah saatnya Madrid memutus rentetan semifinalis dalam dua edisi terakhir dan mencapai final musim ini.

Oezil datang ke Madrid 2010, setelah tampil gemilang bersama Jerman di Piala Dunia Afrika Selatan. Bersama dia, datang pula saat itu Sammy Khedira. Pada tahun itu pula, Jose Mourinho bergabung bersama El Real.

Dalam tiga tahun di Los Blancos, Madrid selalu berhasil mencapai semifinal Liga Champion. Namun mereka tak pernah melewati babak itu. Madrid selalu mentok di babak empat besar. Tahun 2011 oleh Barcelona dan 2012 oleh Bayern Muenchen.

"Sekarang ketiga kalinya kami berada di semifinal. Sekarang, kami benar-benar ingin ke final," kata Oezil. | Manah Rusli | Foto: spox.com

Mourinho Pastikan Casillas Masih Cadangan untuk Lawan Dortmund

Bola Mania - Penjaga gawang Real Madrid, Iker casillas tampaknya masih harus menunggu lebih lama untuk masuk dalam Starting XI Los Blancos. Untuk yang kesekian kalinya sejak sembuh dari cedera, Sain Iker kembali akan menonton pertandingan dari bangku cadangan.

Hal itu dikonfirmai langsung oleh pelatih Real Madrid, Jose Mourinho. Berbicara di situs resmi klub, Mou mengungkapkan Diego Lopez masih menjadi andalan tim.

Mou memang tak secara spesifik menyebut tak akan memainkan Casillas dari awal laga. Namun, ketika mengonfirmasi pemain yang diturunkan sebagai starting XI, Casillas tak disebut.

"Diego Lopez, Ramos, Varane, Pepe, Coentrão, Khedira, Alonso, Özil, Higuain, Cristiano Ronaldo, dan mungkin De Maria akan bermain," kata Mou.

Sedangkan khusus untuk Casillas, Mou mengatakan bahwa ia punya hubungan yang profesional dan sopan dengan kapten Madrid itu.

Selain Casillas, Benzema juga tampaknya akan memulai laga dari bangku cadangan. | Taufik Husni| Foto: ggintersport.com