Preview Dortmund Vs Real Madrid; Jangan Lagi Hanya Semifinalis, Mou!

Bola Mania - Real Madrid punya dua misi penting dalam kunjungannya ke Signal Igduna Park Stadium, Kamis, 25 April dinihari WIB nanti. Pertama, mereka ingin memutus dua tahun rentetan semifinalis dalam tiga tahun terakhir, dan kedua Madrid harus membalas dendam fase grup demi bisa tetap menghidupkan harapan La Decima.

Ya. Begitulah setidaknya gambaran kasar pertandingan Real Madrid versus Borussia Dortmund dini hari nanti.

Sekelas tim Real Madrid, sepuluh tahun tidak pernah menggenggam La Orajena -Si Kuping Lebar, julukan trophi Liga Champion- adalah waktu yang lama. Terakhir, Madrid meraih UCL pada 2002, saat mengalakan Bayer Leverkusen 2-1.

Maka saat pertama Morinho datang ke El Real 2010, harapan besar tersemat padanya. Bagaimana bisa, tim dengan sejarah paling gemilang di kompetisi Champion, justru telah cukup lama tak menguasai tampuk sepak bloa antar klub Eropa?

Mourinho memberi harapan pasti akan La Decima -julukan untuk gelar Liga Champion ke 10-. Reakm jejaknya bersama Porto dan Inter Milan (dan juga bersama Chelsea) adalah garansinya. Maka tahun pertama datang, El Real langsung dibawanya ke babak semifinal. Sayang, di babak empat besar, Mou bersama Madrid-nya harus disingkirkan oleh Barcelona.

Tahun keduanya, atau tahun 2011-2012, Mou kembali membawa Madrid ke ssemifinal. Harapan kian nyata, karena Madrid 'hanya' akan menghadapi Muenchen di babak semifinal. Namun lagi-lagi, harapan kandas di fase empat besar.

Dua tahun Mou di Madrid, dua kali dibawanya Madrid ke semifinal Liga Champion, dua kali pula tersingkir.

Kini, Mou memasuki tahun ketiga di Real Madrid. Banyak yang berspekulasi ini merupakan tahun terakhir Mou di klub itu, apa lagi jika Madrid tak menjuarai Liga Champion. Itu bisa menjadi tiket perpisahannya dengan publik ibu kota Spanyol itu.

Masalahnya, lawan yang dihadapi adalah Borussia Dortmund. Klub kuda hitam itu bisa menjadi batu sandungan bagi Madrid untuk menuju Wembley. Apalagi mereka pernah melakukannya pada babak grup. Dortmund mengalahkan Madrid dengan agregat 3-2!

Mou dan Madrid-nya sadar betul akan pentingnya Liga Champion musim ini. Mereka harus dan wajib memutus dua tahun 'hanya' menjadi semifinalis itu, sekaligus membalas secara sempurna dendam fase grup.

"saya sudah di Madrid tiga tahun, dan ini ketiga kalinya kami mencapai semifinal. Kali ini, kami benar-benar ingin ke final," kata Oezil, gelandang andalan Mourinho.

Hal ini juga diamini Mourinho. "Mencapai semifinal (saja) tidak cukup di klub ini, Anda harus mengerahkan semua yang Anda miliki untuk mencapai final," kata Mou di situs resmi Real Madrid.

Setali tiga uang. Optimisme juga diusung punggawa Die Borussen, Borussia Dortmund. Meski tampaknya mereka yang 'paling lemah' di antara empat semifinalis, justru Dortmund-lah sebetulnya satu-satunya klub yang belum pernah kalah di Liga Champion 2013.

Di fase grup, mereka mempecundangi klub-klub mapan Eropa, macam Real Madrid, City, dan juga Ajax Amsterdam. Di fase knock out, mereka juga melaju ke semifinal tanpa kalah sekalipun dari Shakhtar Donetsk dan Real Malaga.

Bahkan bek andalan Dortmund, Matt Hummels, menargetkan Dortmund dapat meraih kemenangan sekaligus clean sheet dalam laga di signal Igduna park malam nanti. Menurut Hummels, duel Madrid-Dortmund di kedua laga tak akan berat sebelah, tapi sebaliknya akan berjalan seimbang.

"Kami tahu, betapa sulit mencari pemenang dalam dua laga itu (kandang dan tandang). Tapi kami juga tahu bahwa segalanya mungkin bagi kami," kata Hummels di situs resmi Dortmund.

Bagaimana pun, pertarungan keduanya nanti memang akan sangat menarik. Tapi sepertinya, hasil mencolok seperti Muenchen Vs Barcelona tak akan terulang di Lembah Rhur. | Taufik Husni | Foto: merdeka.com