Musim ini, Inter di bawah Strama tidak bisa dibilang tampil baik. Di liga, mereka terseok-seok di papan tengah. Di Piala Italia, Inter hanya sampai ke babak semifinal dan disingkirkan oleh tim ibu kota AS Roma. Dan di Liga Eropa, mereka hanya mampu berada di fase 16 besar.
Namun Moratti masih memberi kesempatan bagi Inter. Bagi Moratti, kemerosotan Inter musim ini bukan sepenuhnya salah Strama. Namun ada gangguan lainnya yang disebut Moratti sebagai 'virus'.
Di antara permasalahan Inter antara lain badai cedera yang menimpa skuad mereka. Sejak awal musim, silih berganti awak Inter masuk meja perawatan.
"Proyek akan dimulai sekali lagi dengan Stramaccioni," kata Moratti kepada Sky Sport Italia dan dilansir kembali Football Italia.
"Tidak mudah merencanakan masa depan jika komputer Anda mempunyai virus, ketika Anda memiliki cedera (pemain) seperti yang kami alami. Tapi kami sedang memikirkan musim depan da melakukan hal yang baik untuk itu." | Erte Dipulo | Foto: sport360.com
